KABARSAHABAT.ID – Kekeringan mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora. Di tengah keterbatasan pasokan air bersih, warga Dukuh Boto, Desa Sambongwangan, mendapat bantuan 8.000 liter air dari Banser Siaga Bencana (BAGANA) Kabupaten Blora, Jumat (2/10/2026).
Bantuan tersebut diprioritaskan untuk warga RT 02/RW 03 Dukuh Boto yang berjumlah sekitar 65 kepala keluarga atau 250 jiwa. Distribusi dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB sebagai respons atas kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak kekeringan.
Bagi warga yang menghadapi keterbatasan sumber air, kedatangan pasokan air bersih menjadi bantuan penting untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa dampak musim kering tidak hanya berkaitan dengan aktivitas pertanian, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Perwakilan BAGANA Kabupaten Blora, Chafid Nur, mengatakan bantuan air bersih diberikan setelah adanya kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan di wilayah tersebut.
“Air bersih menjadi kebutuhan utama masyarakat ketika terjadi kekeringan. Karena itu, kami bersama jajaran Ansor dan Banser berupaya hadir untuk membantu warga yang membutuhkan,” kata Chafid Nur.
Menurut Chafid, distribusi 8.000 liter air tersebut merupakan bagian dari aksi kemanusiaan BAGANA dalam membantu masyarakat menghadapi dampak bencana kekeringan.
“Kami berharap bantuan ini bisa meringankan kebutuhan warga, khususnya untuk keperluan sehari-hari. Kami juga terus berkoordinasi dengan jajaran di wilayah untuk melihat daerah mana saja yang membutuhkan bantuan air bersih,” ujarnya.
Kebutuhan air bersih di kawasan tersebut diketahui tidak hanya terjadi di RT 02/RW 03. Berdasarkan laporan kegiatan, warga RT 04/RW 03 Dukuh Boto, Desa Sambongwangan, juga tercatat sebanyak sekitar 80 kepala keluarga atau 320 jiwa.
Sementara itu, kebutuhan serupa juga tercatat di RT 01/RW 03, Dukuh Ngampel, Desa Sumberejo, dengan jumlah sekitar 60 kepala keluarga atau 160 jiwa.
Kondisi tersebut menjadi perhatian jajaran Ansor dan Banser di Kabupaten Blora. Dalam kegiatan distribusi, sejumlah unsur terlibat, mulai dari PAC Ansor Kabupaten Blora, Kasatkorcab Banser Kabupaten Blora, Satsus BAGANA Kabupaten Blora, Banser Satkoryon Kecamatan Randublatung hingga PAC Ansor Randublatung.
Chafid mengatakan keberadaan BAGANA di tengah masyarakat tidak hanya diarahkan untuk merespons bencana setelah terjadi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat menghadapi berbagai kondisi darurat di lapangan.
“Prinsipnya kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang sedang mengalami kesulitan tidak merasa sendirian. Kami akan terus berkoordinasi dan membantu sesuai kemampuan serta kebutuhan yang ada di lapangan,” katanya.
Penyaluran 8.000 liter air bersih tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi warga Dukuh Boto, sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama menghadapi dampak kekeringan di wilayah Randublatung dan sekitarnya.
Krisis Air Bersih Melanda Randublatung, BAGANA Blora Kirim 8.000 Liter untuk Warga
Kanal terkait
Mungkin Anda Melewatkan Ini
Belajar dari Alumni PMII, Prof. Abdurrahman Mas’ud, M.A., Ph.D., Beri Perspektif Studi Lanjut
Menuju Muspimnas PB PMII: Era Baru atau Hanya Iman Ber-Administrasi?
Transportasi Publik Dinilai Jadi Penopang Ekonomi Warga di Selatan Solo Raya
Soroti Isu HAM, LKaP PMII Rayon Abdurrahman Wahid Gelar Diskusi September Hitam
Komentar
0 KomentarBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!