Pendidikan & Budaya

Musim Hujan Tiba, Relawan se Jawa-Bali Siap Ikuti Peningkatan Kapasitas Melalui Jambore Bhakti Relawan, Link Pendaftaran di Bawah Ini

Penulis: Mushonifin
Bagikan
Musim Hujan Tiba, Relawan se Jawa-Bali Siap Ikuti Peningkatan Kapasitas Melalui Jambore Bhakti Relawan, Link Pendaftaran di Bawah Ini
Musim Hujan Tiba, Relawan se Jawa-Bali Siap Ikuti Peningkatan Kapasitas Melalui Jambore Bhakti Relawan, Link Pendaftaran di Bawah Ini

KABARSAHABAT.ID – Kegiatan Jambore Bhakti Relawan Jawa-Bali 2026 dijadwalkan berlangsung di Bumi Perkemahan (Buper) Harda Walika, Jatirejo, Semarang, pada 13-15 November 2026. Kegiatan ini menjadi ajang pertemuan relawan kemanusiaan dari wilayah Jawa dan Bali untuk memperkuat jejaring, meningkatkan kapasitas, serta mengasah keterampilan dalam penanggulangan bencana.

Informasi mengenai penyelenggaraan jambore tersebut diperoleh dari salah satu relawan Banser Siaga Bencana (BAGANA) Jawa Tengah yang turut memantau informasi dan sosialisasi kegiatan.

Jambore Bhakti Relawan Jawa-Bali 2026 dirancang dengan sejumlah agenda yang berorientasi pada penguatan kompetensi dan solidaritas antarrelawan. Rangkaian kegiatan meliputi sarasehan, peningkatan kapasitas relawan sesuai klaster, Disaster Challenge atau Skill Competition, hingga bakti sosial.

Melalui kegiatan tersebut, para relawan diharapkan dapat memperkuat kemampuan teknis dalam menghadapi situasi kebencanaan sekaligus membangun koordinasi lintas organisasi dan wilayah.

Pada hari pertama, Jumat (13/11/2026), kegiatan dijadwalkan diawali dengan registrasi dan kedatangan peserta, pendirian tenda, serta sarasehan sebagai ruang diskusi dan silaturahmi ant relawan.

Memasuki hari kedua, Sabtu (14/11/2026), peserta akan mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas sesuai klaster. Agenda tersebut dilanjutkan dengan Disaster Challenge atau Skill Competition, yakni ajang untuk menguji keterampilan, ketangkasan, serta kemampuan relawan dalam menghadapi berbagai skenario kebencanaan.

Sementara pada hari ketiga, Minggu (15/11/2026), kegiatan akan diisi dengan bakti sosial sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat di sekitar lokasi jambore. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan upacara penutupan dan kepulangan peserta.

Pendaftaran Peserta Jambore Bhakti Relawan Jawa-Bali 2026

Panitia membuka kesempatan bagi para relawan untuk mengikuti kegiatan tersebut dengan sejumlah persyaratan. Peserta diwajibkan berusia minimal 17 tahun, memiliki kepedulian sosial yang tinggi, serta berada dalam kondisi sehat dan sanggup mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan resmi yang disediakan panitia. Peserta dapat mengakses formulir melalui alamat bit.ly/JamboreJawaBali2026 atau memindai kode QR pada materi sosialisasi kegiatan.

Dalam proses pendaftaran, calon peserta diminta mengisi data diri dan administrasi secara lengkap serta melengkapi dokumen pendukung sesuai ketentuan panitia.

Berdasarkan informasi sosialisasi yang beredar, batas akhir pendaftaran semula diperpanjang hingga 30 Oktober 2026 pukul 23.59 WIB. Namun, terdapat informasi lanjutan yang menyebutkan masa pendaftaran diperpanjang hingga 6 November 2026 pukul 23.59 WIB.

Dengan demikian, calon peserta diimbau untuk memastikan informasi terbaru mengenai batas pendaftaran melalui kanal resmi penyelenggara.

Peserta Diminta Menyiapkan Perlengkapan Mandiri

Dalam pelaksanaan jambore yang menggunakan konsep perkemahan, peserta diwajibkan menyiapkan sejumlah perlengkapan secara mandiri.

Perlengkapan tersebut meliputi tenda, seragam organisasi masing-masing, peralatan makan dan minum, perlengkapan mandi dan tidur, serta obat-obatan pribadi.

Selain itu, panitia juga menyediakan informasi donasi kegiatan melalui rekening Bank Jateng nomor 3 022 542060 atas nama Bhakti Relawan Jawa-Bali.

Jambore Bhakti Relawan Jawa-Bali 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat semangat kemanusiaan, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana, serta mempererat solidaritas relawan lintas daerah.

Melalui pertemuan tersebut, para relawan diharapkan tidak hanya memperoleh peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga membangun sinergi yang lebih kuat dalam menjalankan misi kemanusiaan dan membantu masyarakat terdampak bencana.


Komentar

0 Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Berita Pilihan Untukmu

Terkini Lainnya

Halaman 12 dari 19
← 11 12 13 →