Pendidikan & Budaya

Riset PAUD Tak Cukup Berhenti di Kampus, SECRET 2026 UNNES Buka Jalan Publikasi Internasional

Penulis: Mushonifin
Bagikan
Riset PAUD Tak Cukup Berhenti di Kampus, SECRET 2026 UNNES Buka Jalan Publikasi Internasional
Riset PAUD Tak Cukup Berhenti di Kampus, SECRET 2026 UNNES Buka Jalan Publikasi Internasional

KABARSAHABAT.ID – Hasil penelitian di bidang pendidikan anak usia dini perlu diperluas pemanfaatannya agar tidak hanya menjadi dokumen akademik, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran. Upaya tersebut menjadi salah satu perhatian dalam konferensi internasional The 8th Semarang Early Childhood Research and Education Talks (SECRET 2026) yang digelar Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Melalui forum ini, para peneliti memperoleh kesempatan untuk mempresentasikan artikel ilmiah sekaligus membuka peluang publikasi pada jurnal terakreditasi nasional dan jurnal internasional. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kontribusi riset terhadap pengembangan pendidikan anak usia dini (PAUD).

Konferensi yang diselenggarakan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD), Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) UNNES, berlangsung di Hotel Horison Ultima Semarang, Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini didukung Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta diikuti akademisi, peneliti, praktisi pendidikan, dan pemangku kebijakan dari berbagai negara.

Mengangkat tema “Reimagining the Future of Early Childhood Education: Integrating STEM, Sustainability, Quality, and Inclusive Innovation”, SECRET 2026 menjadi wadah pertukaran pengetahuan mengenai arah pengembangan PAUD di tengah perubahan teknologi, kebutuhan masyarakat, dan tantangan keberlanjutan.

Dalam konteks tersebut, penelitian memiliki peran penting untuk memberikan landasan bagi pengembangan metode pembelajaran, peningkatan kompetensi pendidik, serta perumusan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan anak. Kolaborasi lintas negara juga memungkinkan para akademisi membandingkan pengalaman dan pendekatan pendidikan dari berbagai lingkungan.

Dekan FIPP UNNES, Prof. Dr. Edy Purwanto, M.Si., membuka konferensi sebagai welcoming speaker. Sementara itu, Direktur Guru PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen, Dr. Saiful Bari, S.Kom., M.Eng., hadir sebagai keynote speaker.

Forum ini turut menghadirkan sejumlah pakar dari Indonesia, Uni Emirat Arab, Jerman, Rusia, hingga Amerika Serikat. Para pembicara yang tercantum dalam kegiatan tersebut meliputi Prof. Dr. M. Furqon Hidayatullah, M.Pd. dari Universitas Sebelas Maret; Prof. Jemerson N. Dominguez, Ph.D., konsultan pendidikan berkebutuhan khusus di Centris Dubai sekaligus pelatih SRK Higher Education Abu Dhabi; Alexey Metelev, B.Sc., M.Ed., Head of School SIS Semarang; Iman Andrea Reiman dari Regenbogen Kidz Kita Haus, Jerman; serta Lily Lufuluabo, Reception Lead Teacher Semarang Multinational School.

Pembahasan dalam SECRET 2026 mencakup lima bidang strategis, yakni STEM dan inovasi digital, keberlanjutan serta pendidikan perubahan iklim, peningkatan kualitas dan pengembangan profesional guru, inklusivitas dan kesetaraan pembelajaran, serta kesejahteraan anak dan ketahanan menghadapi masa depan.

Ruang lingkup tersebut memperlihatkan luasnya tantangan penelitian PAUD. Penggunaan teknologi, misalnya, perlu dikaji berdasarkan kesesuaiannya dengan tahap perkembangan anak. Begitu pula pendidikan lingkungan, pembelajaran bagi anak dengan kebutuhan beragam, dan penguatan kesejahteraan anak memerlukan pendekatan yang dapat diterapkan sesuai konteks masing-masing lembaga pendidikan.

Ketua Panitia Pelaksana, Neneng Tasuah, M.Pd., menyampaikan bahwa penyelenggaraan SECRET tahun ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta nasional maupun internasional.

“Melalui gelaran The 8th SECRET ini, kami berharap dapat melahirkan gagasan-gagasan segar serta kolaborasi riset antarnegara demi meningkatkan kualitas dan pemerataan akses pendidikan anak usia dini,” ujarnya.

Menurutnya, forum akademik internasional tersebut diharapkan menjadi ruang untuk membangun kerja sama penelitian yang berkelanjutan. Pertemuan para peneliti dari berbagai latar belakang dapat memperluas pertukaran gagasan sekaligus membuka peluang pengembangan kajian yang relevan dengan kebutuhan pendidikan anak usia dini.

Dari sisi publikasi, artikel ilmiah yang dipresentasikan dalam konferensi ini berpeluang diterbitkan melalui jurnal terakreditasi SINTA 2, SINTA 3, dan SINTA 4, jurnal yang terindeks Directory of Open Access Journals (DOAJ), serta prosiding konferensi internasional.

Kesempatan tersebut memberikan jalur bagi hasil penelitian untuk menjangkau komunitas akademik yang lebih luas. Meski demikian, kontribusi riset terhadap pendidikan juga bergantung pada bagaimana hasil kajian diterjemahkan menjadi rekomendasi yang relevan dan dapat dimanfaatkan oleh guru, pengelola lembaga PAUD, maupun pembuat kebijakan.

Rangkaian konferensi berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif serta perumusan rekomendasi bagi pengembangan kurikulum dan praktik pendidikan anak usia dini pada masa mendatang.

Melalui SECRET 2026, UNNES mendorong penguatan ekosistem penelitian dan kolaborasi internasional di bidang PAUD. Harapannya, pertukaran gagasan dan publikasi ilmiah dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menghadirkan pembelajaran yang berkualitas, inklusif, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak.


Penulis: Mushonifin
Editor: mushonifin

Komentar

0 Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Berita Pilihan Untukmu

Terkini Lainnya

Halaman 5 dari 19
← 4 5 6 →