Hukum

Roy Hardi Siahaan Jadi Kapolda Jateng, Bawa Rekam Jejak Sebagai Pemburu Jaringan Narkoba Internasional

Penulis: Mushonifin
Bagikan
Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan mendapat tugas baru sebagai Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah
Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan mendapat tugas baru sebagai Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah

KABARSAHABAT.ID – Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan mendapat tugas baru sebagai Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah. Perwira tinggi Polri yang dikenal memiliki rekam jejak panjang di bidang reserse dan pemberantasan narkotika itu ditunjuk menggantikan Irjen Pol Ribut Hari Wibowo.

Pergantian tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Dalam rotasi tersebut, Ribut Hari Wibowo mendapat penugasan sebagai Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Wakalemdiklat) Polri, sedangkan Roy Hardi dipercaya memimpin Polda Jawa Tengah.

Penunjukan Roy menjadi perhatian karena sebagian besar perjalanan kariernya bersentuhan dengan dunia reserse, terutama pemberantasan narkotika. Sebelum ditugaskan sebagai Kapolda Jateng, Roy merupakan Pati Bareskrim Polri yang mendapat penugasan di Badan Narkotika Nasional (BNN).

Di BNN, Roy menduduki sejumlah posisi strategis. Ia pernah dipercaya sebagai Kepala BNNP Maluku Utara, Kepala BNNP Kalimantan Tengah, Direktur Narkotika BNN, hingga Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN.

Jabatan sebagai Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN resmi diembannya sejak Juni 2023. BNN sendiri mencatat Roy Hardi Siahaan sebagai pejabat yang dilantik untuk posisi tersebut pada 8 Juni 2023.

Pimpin Operasi Tangkap Buronan Narkoba di Kamboja

Salah satu rekam jejak yang menonjol adalah keterlibatan Roy dalam pengejaran buronan narkotika internasional Dewi Astutik alias Mami.

Dewi Astutik merupakan buronan yang dikaitkan dengan perkara penyelundupan sekitar dua ton sabu. Ia berhasil ditangkap di Sihanoukville, Kamboja, pada 2025 melalui operasi lintas negara yang dipimpin Roy Hardi Siahaan.

Operasi tersebut tidak dilakukan sendiri. BNN menggandeng Kepolisian Kamboja, KBRI Phnom Penh, Atase Pertahanan RI, Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Penangkapan tersebut menjadi bagian dari pengejaran terhadap jaringan narkotika yang memiliki koneksi internasional. Dewi Astutik disebut sebagai aktor intelektual dalam penyelundupan narkotika dan berkaitan dengan jaringan yang sebelumnya terlibat dalam perkara dua ton sabu.

Keberhasilan operasi itu memperlihatkan pengalaman Roy dalam menangani perkara narkotika yang tidak berhenti pada batas wilayah Indonesia. Penindakan dilakukan melalui koordinasi antarlembaga dan kerja sama dengan aparat penegak hukum negara lain.

Jawa Tengah Bukan Wilayah Asing bagi Roy

Meski baru dipercaya menjadi Kapolda Jateng, Roy Hardi bukan nama yang sepenuhnya baru di Jawa Tengah.

Sebelum berkarier di BNN, Roy pernah bertugas sebagai Kasat Reskrim Polrestabes Semarang. Pengalaman tersebut membuatnya pernah bersentuhan langsung dengan dinamika penegakan hukum di wilayah Jawa Tengah.

Kariernya di bidang reserse juga berlangsung di sejumlah daerah lain. Ia pernah menjabat Kasat Reskrim Polrestabes Medan dan mengemban tugas di lingkungan Direktorat Reserse Kriminal Polda Jawa Barat. Roy kemudian dipercaya menjadi Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Bengkulu.

Rangkaian penugasan tersebut menjadi bagian dari perjalanan Roy sebelum akhirnya mendapat kepercayaan memimpin salah satu polda dengan wilayah hukum terbesar di Indonesia.

Kini, pengalaman panjangnya di bidang reserse dan pemberantasan narkotika menjadi bagian dari rekam jejak yang dibawa ke Jawa Tengah.

Sebagai Kapolda baru, Roy Hardi Siahaan akan memimpin jajaran Polda Jateng dalam menjalankan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, serta pelayanan dan perlindungan masyarakat di seluruh wilayah Jawa Tengah.

Pergantian pucuk pimpinan Polda Jateng tersebut merupakan bagian dari rotasi jabatan di tubuh Polri. Polri menyebut mutasi dan rotasi sebagai bagian dari dinamika organisasi, kebutuhan organisasi, pembinaan karier, serta penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.


Penulis: Mushonifin
Editor: mushonifin

Kanal terkait

Komentar

0 Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Berita Pilihan Untukmu

Terkini Lainnya

Halaman 15 dari 19
← 14 15 16 →