Pendidikan & Budaya

BAGANA Kebumen Salurkan 68.000 Liter Air Bersih ke Sejumlah Wilayah Terdampak Kekeringan

Penulis: Mushonifin
Bagikan
BAGANA Kebumen Salurkan 68.000 Liter Air Bersih ke Sejumlah Wilayah Terdampak Kekeringan
BAGANA Kebumen Salurkan 68.000 Liter Air Bersih ke Sejumlah Wilayah Terdampak Kekeringan

KABARSAHABAT.ID  – Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Kebumen mendorong Banser Siaga Bencana (BAGANA) bersama Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan komunitas Kebumen Baik melakukan aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak.

Mengusung semangat “Bersama Menjaga Kehidupan, Untuk Kebumen yang Lebih Baik”, rangkaian distribusi air bersih tersebut berlangsung secara bertahap sejak 21 September hingga 3 Oktober 2026.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, BAGANA Kebumen menyalurkan total 68.000 liter air bersih ke sejumlah desa yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Bantuan tersebut bersumber dari dukungan para donatur yang kemudian disalurkan melalui armada tangki air ke sejumlah wilayah yang mengalami kekeringan.

Distribusi perdana dilakukan pada Selasa, 21 September 2026. Dua desa di Kecamatan Karanggayam, yakni Desa Gunungsari dan Desa Wonotirto, menjadi sasaran awal penyaluran.

Kondisi geografis berupa wilayah perbukitan dan akses jalan yang cukup menantang tidak menghalangi relawan BAGANA untuk mengantarkan bantuan hingga ke lokasi warga yang membutuhkan.

Sehari berikutnya, Rabu, distribusi dilanjutkan ke Kecamatan Alian. Armada bantuan menyasar sejumlah wilayah, di antaranya Surotrunan, Krakal, dan Bojongsari.

Warga di lokasi penyaluran telah menyiapkan berbagai wadah, seperti jeriken dan ember, untuk menampung air yang didistribusikan oleh para relawan.

Rangkaian distribusi kemudian berlanjut pada Jumat dengan menyasar wilayah Kretek dan Rowokele. Selanjutnya pada Sabtu, bantuan air bersih dikirim ke Jatiroto dan Jogo Mulyo di Kecamatan Buayan.

Pada pekan pertama tersebut, BAGANA Kebumen mencatat sebanyak sembilan tangki air bersih telah didistribusikan kepada warga di sejumlah titik terdampak kekeringan.

Memasuki pekan kedua, distribusi bantuan tetap dilanjutkan karena kebutuhan air bersih masyarakat masih cukup tinggi.

Pada Senin, armada BAGANA menyasar wilayah Kenteng dan Kedungringin di Kecamatan Sempor.

Distribusi kembali dilakukan pada Rabu di Desa Soka, Kecamatan Poncowarno. Selain menyalurkan air, relawan BAGANA juga membantu warga, khususnya lansia, membawa jeriken berisi air hingga ke rumah.

Bantuan kemudian dilanjutkan pada Kamis dengan menyasar Karangpule di Kecamatan Sruweng dan Dakah di Kecamatan Karangsambung.

Selama pekan kedua, sedikitnya enam tangki air bersih berhasil disalurkan kepada masyarakat di sejumlah lokasi yang membutuhkan.

Rangkaian distribusi kemudian mencapai tahap terakhir pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Desa Argopeni, Kecamatan Ayah, menjadi lokasi penyaluran air bersih terakhir dalam kegiatan tersebut.

Kedatangan armada tangki disambut warga yang telah menunggu untuk mendapatkan pasokan air. Air bersih kemudian dialirkan ke bak-bak penampungan yang telah disiapkan masyarakat.

Dengan distribusi di Desa Argopeni tersebut, rangkaian penyaluran air bersih yang dilakukan BAGANA bersama GP Ansor dan Kebumen Baik ditutup setelah menyasar sejumlah wilayah kekeringan di Kabupaten Kebumen.

Perwakilan GP Ansor dan BAGANA Kebumen menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang telah memberikan dukungan sehingga bantuan air bersih dapat disalurkan kepada masyarakat terdampak.

“Atas kepedulian dan dukungannya, distribusi air bersih untuk saudara-saudara kita yang terdampak kekeringan dapat terlaksana dengan baik,” ungkap perwakilan tersebut.

Bagi BAGANA, GP Ansor dan Kebumen Baik, kegiatan tersebut menjadi bagian dari respons sosial terhadap kondisi masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih selama musim kekeringan.

Sebanyak 68.000 liter air yang didistribusikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus meringankan beban masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Kebumen yang terdampak kekeringan.

Aksi tersebut juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara relawan, organisasi kemasyarakatan dan para donatur dalam merespons kebutuhan masyarakat di tengah kondisi darurat air bersih.

Penulis: Mushonifin
Editor: mushonifin

Komentar

0 Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Berita Pilihan Untukmu

Terkini Lainnya

Halaman 3 dari 19
← 2 3 4 →