Hukum

Kapolda Jateng Ingatkan Personel Tak Represif, Aspirasi Penolak Konser Andrea Bocelli Harus Dihormati

Penulis: Mushonifin
Bagikan
Kapolda Jateng Ingatkan Personel Tak Represif, Aspirasi Penolak Konser Andrea Bocelli Harus Dihormati
Kapolda Jateng Ingatkan Personel Tak Represif, Aspirasi Penolak Konser Andrea Bocelli Harus Dihormati

KABARSAHABAT.ID – Pengamanan konser Andrea Bocelli di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, menjadi ujian bagi profesionalisme aparat dalam menjaga keseimbangan antara keamanan kegiatan dan kebebasan masyarakat menyampaikan pendapat. Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan secara khusus mengingatkan jajarannya agar tidak mengedepankan tindakan represif apabila muncul aksi penolakan maupun penyampaian aspirasi.

Penekanan tersebut disampaikan melalui amanat yang dibacakan saat apel gelar pasukan pengamanan konser Andrea Bocelli, Sabtu (31/10/2026) pukul 08.00 WIB. Apel dipimpin Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Muhammad Aldian selaku Kepala Pelaksana Pengamanan (Kalakpam).

Kapolda menegaskan, seluruh personel harus mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, dan profesional dalam menjalankan tugas. Setiap bentuk penyampaian pendapat masyarakat harus dihadapi secara tenang, terukur, serta sesuai prosedur dengan tetap menghormati hak-hak warga negara.

Pesan tersebut menjadi salah satu perhatian dalam pengamanan konser yang diperkirakan menarik ribuan penonton dan wisatawan ke kawasan Borobudur.

Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, Polda Jateng menyiapkan 3.707 personel gabungan yang terdiri dari anggota Polda Jateng, Polresta Magelang, personel BKO sejumlah polres jajaran, TNI, dan instansi terkait.

Selain kekuatan personel, sembilan satuan tugas (satgas) dan 12 titik penyekatan juga disiapkan untuk mendukung pengamanan di lapangan.

Dalam arahannya, Kapolda meminta seluruh anggota memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing. Pengamanan mencakup akses masuk, area parkir, perimeter kawasan Candi Borobudur hingga lokasi utama konser.

Deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) juga harus diperkuat. Personel diminta mencermati perkembangan situasi, termasuk informasi yang beredar di ruang siber, serta meningkatkan koordinasi dan pertukaran informasi lintas satuan maupun instansi terkait.

Di samping pengamanan situasi, pengaturan lalu lintas menjadi bagian penting dari strategi operasi. Petugas harus memastikan rekayasa jalan menuju kawasan Borobudur berjalan efektif, sekaligus menjaga jalur keluar-masuk kendaraan, akses darurat, dan jalur evakuasi tetap dapat digunakan.

Kapolda menegaskan, keberhasilan pengamanan tidak cukup hanya ditunjukkan melalui besarnya kekuatan aparat yang diterjunkan. Lebih dari itu, kehadiran polisi harus mampu memberikan rasa aman, perlindungan, dan pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto mengatakan, pengamanan konser Andrea Bocelli tidak boleh hanya berorientasi pada kepentingan penyelenggaraan acara. Kepolisian juga berkewajiban memastikan masyarakat yang berada di sekitar lokasi mendapatkan perlindungan secara adil dan proporsional.

Ia menegaskan tidak boleh ada perbedaan perlakuan terhadap masyarakat, baik mereka yang datang menyaksikan konser, wisatawan, warga sekitar maupun pihak yang menyampaikan aspirasi.

"Kami memastikan bahwa pengamanan dilaksanakan secara profesional dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif. Baik masyarakat yang hadir untuk menyaksikan konser, wisatawan, warga sekitar, maupun masyarakat yang menyampaikan aspirasi, seluruhnya memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perlindungan dan rasa aman," jelas Yuliyanto.

Polda Jateng juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga suasana tetap kondusif dengan mengedepankan sikap saling menghormati. Perbedaan pandangan diharapkan tidak berkembang menjadi konflik yang dapat mengganggu ketertiban umum.

"Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman dan tertib. Mari kita jaga bersama suasana yang sejuk, saling menghargai perbedaan, dan mengutamakan kepentingan bersama. Kehadiran Polri adalah untuk melindungi dan melayani seluruh masyarakat," pungkasnya.

Melalui pengamanan tersebut, Polda Jateng menegaskan bahwa menjaga kondusivitas konser Andrea Bocelli bukan berarti membatasi ruang masyarakat dalam menyampaikan pendapat. Sebaliknya, keamanan harus berjalan beriringan dengan penghormatan terhadap hak-hak masyarakat.


Penulis: Mushonifin
Editor: mushonifin

Kanal terkait

Komentar

0 Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Berita Pilihan Untukmu

Terkini Lainnya

Halaman 17 dari 19
← 16 17 18 →