KABARSAHABAT.ID — Media KABARSAHABAT.ID resmi diluncurkan dalam rangkaian kegiatan Jurnalis Summit & Launching Media yang digelar di American Corner UIN Walisongo Semarang, Senin (24/8/2026).
Peluncuran media tersebut menjadi bagian dari upaya Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) UIN Walisongo Semarang dalam memberikan ruang bagi kader dan alumni untuk berkembang melalui dunia jurnalistik dan media.
Ketua IKA PMII UIN Walisongo, Jamal Luthfi, mengatakan kehadiran KABARSAHABAT.ID merupakan salah satu bentuk dukungan alumni setelah pelantikan, khususnya melalui bidang media.
“Tentang supporting alumni setelah pelantikan, kita mulai dari media. Kita punya wadah media dan akan kita launching KABARSAHABAT.ID.”
Menurut Jamal, media tersebut diharapkan tidak hanya menjadi wadah pemberitaan, tetapi juga ruang bersama untuk mendorong kader PMII agar terus berkembang.
Ia berharap para peserta dan alumni yang mengikuti kegiatan jurnalistik dapat membangun komunikasi serta diskusi secara lebih intensif. Pertukaran isu dan gagasan, menurutnya, perlu terus dilakukan sebagai bagian dari proses pengembangan kapasitas kader.
“Kita akan intenskan diskusi, kita akan diskusi mati-matian di grup, tapi di luar kita harus soft,” ujar Jamal.
Ia juga menekankan pentingnya kemampuan dan jaringan dalam mengembangkan gerakan.
Kehadiran KabarSahabat.id menjadi bagian dari langkah IKA PMII UIN Walisongo untuk memperluas ruang komunikasi, publikasi, dan pengembangan gagasan kader serta alumni.
Sementara itu, Anggota DPRD Jawa Tengah H. M. Dipa Yustia Pasa menilai pembangunan media oleh PMII Walisongo merupakan langkah strategis.
Menurut Dipa, kemampuan seseorang tidak hanya diukur dari seberapa banyak pengetahuan yang dimiliki, tetapi juga dari kemampuan menyampaikan pengetahuan tersebut kepada orang lain.
“Percuma kuwe pinter, tapi kwe gak iso jelaske nek kwe pinter.”
Ia juga menilai perkembangan teknologi membuat semakin banyak masyarakat dapat terlibat dalam ekosistem media dan menyampaikan informasi maupun gagasan kepada publik.
Dipa berharap media dapat menjadi ruang kontrol sosial bagi masyarakat. Kritik terhadap pemerintah maupun DPR, menurutnya, tetap diperlukan ketika terdapat kebijakan atau tindakan yang dianggap keliru.
Namun, kritik tersebut harus disampaikan secara konstruktif dan disertai solusi.
“Kalau kita semua sudah terkoneksi dan terjalin dengan baik,” kata Dipa.
Selain peluncuran media, kegiatan tersebut juga diisi dengan Jurnalis Summit yang menghadirkan sejumlah pemateri dengan materi jurnalistik, bisnis media, SEO, serta pembangunan jejaring jurnalistik.
Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama peserta dan jajaran pimpinan Media KABARSAHABAT.ID.